Comparative Biology : Merupakan pengklasifikasian organisme yang berdasarkan :

  1. Kemiripan antar taksa
  2. Sejarah evolusioner
  3. Sejarah distribusi

Fenetik / Taksimetrik: Merupakan pengklasifikasian berdasarkan morfologi dan anatomi. Fenetika membandingkan sebanyak mungkin karakteristik anatomi (yang dikenal sebagai karakter) dan tidak melakukan upaya untuk membedakan homologi dan analogi.

Fenetika mempunyai sedikit pendukung saat ini, namun metode yang digunakan dalam fenetika, khususnya penekanan pada perbandingan kuantitatif ganda yang dianalisis secara statistik dengan bantuan komputer, memiliki dampak yang sangat penting dalam sistematika. Pengunyahan angka yang obyektif khususnya sangat bermanfaat untuk analisis data urutan DNA dan perbandingan molekuler antar spesies.

Kladistik / Filogenetik: Merupakan pengklasifikasian berdasarkan evolusi. Analisis ini mengelompokkan organisme menurut urutan waktu munculnya percabangan yang disebut clad di sepanjang filogenetik bercabang dua (dikotomi). Masing-masing percabangan dalam suatu pohon ditentukan oleh homologi baru yang unik bagi beberapa spesies pada cabang tersebut. Grup atau clad ini didasarkan atas:

  1. Seluruh keturunan dari sebuah nenek moyang
  2. Nenek moyang

Metode ini mengelompokkan organisme berdasarkan karakter turunan (derived character) atau yang disebut apomorphy

Kladistik menggunakan cladogram, yaitu diagram yang menunjukkan hubungan kekerabatan antar taksa, untuk merepresentasikan pohon evolusioner dari kehidupan.

Meskipun kladogram secara tradisional sebagian besar didasarkan atas karakter morfologi, data molecular sequencing dan filogenetik komputasi sekarang biasa digunakan pada perkembangan kladogram.

Proses Sistematika

  • Tentukan taksa yang akan diklasifikasikan
  • Tentukan karakteristik untuk memberikan fakta-fakta kekerabatan
  • Karakteristik dianalisis untuk merekonstruksi kekerabatan diantara taksa (biasanya dibentuk pohon)
  • Pohon diartikan pada sistem klasifikasi formal sehingga dapat dikomunikasikan dan digunakan oleh ilmuwan-ilmuwan lain.
  • Pohon digunakan untuk membuktikan bermacam-macam hipotesis tentang proses evolusi dalam grup.

Analisis Karakter

  • Menentukan tipe karakter: analog / homolog?
  • Menentukan tipe karakter: primitif / derivatif? Symplesiomorphy / synapomorphy?
  • Memperkirakan tingkat perbedaan evolusioner antar taksa yang dibandingkan
  • Menentukan besaran pada karakter

Istilah dan definisi

  • Homologi : karakter yang mebagi keturunan dari nenek moyang yang sama namun karakteristik tidak mirip
  • Analogi : karakter yang mirip di antara dua spesies yang tidak berhubungan kekerabatan
  • Outgroup : grup terluar kelom
    pok yang diklasifikasikan. Tidak memiliki hubungan yang dekat dengan kelompok yang diklasifikasikan.
  • Symplesiomorphy (karakter primitif) : sifat-sifat spesies yang relatif tua dan sudah ada pada nenek moyang jauh
  • Apomorphy (karakter derivatif) :sifat-sifat spesies yang tidak dimiliki oleh nenek moyang
  • Synapomorphy : apomorphy yang dimiliki oleh beberapa taksa dan tidak dimiliki oleh outgroup

Cladogram

Merupakan pohon filogenetik dikotomus yang bercabang secara berulang-ulang, menyarankan suatu klasifikiasi organisme berdasarkan urutan waktu munculnya cabang evolusioner.

  • Polyphyletic : berasal dari dua atau lebih ancestor berbeda
  • Paraphyletic : satu ancestor tapi tidak semua keturunan ada di dalamnya
  • Monophiletic : satu ancestor dengan semua keturunan dalam satu grup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *