Ada banyak persyaratan yang perlu dipenuhi jika kita ingin mendaftarkan diri pada suatu instansi. Salah satunya adalah pengurusan surat sehat. Jenis surat sehat sendiri ada bermacam-macam, tergantung keperluan dari instansi terkait. Surat sehat bisa meliputi surat sehat jasmani, surat sehat rohani, dan surat bebas narkoba yang dikeluarkan oleh rumah sakit umum pemerintah atau RSUD.

Disini saya ingin membagi pengalaman dalam mengurus surat kesehatan jasmani dan narkoba di RSUD Dr. Soegiri Lamongan Jawa Timur tanggal 15 Juli 2019. Sebagai informasi, di RSUD Dr. Soegiri tidak bisa dilakukan tes kesehatan rohani. Pihak RSUD merekomendasikan untuk menuju RSUD terdekat yaitu RSUD Ibnu Sina Gresik atau di RSUD Dr. Soetomo Surabaya (akan dijelaskan di post selanjutnya).

Untuk mengurus surat kesehatan dan surat bebas Narkoba di RSUD Dr. Soegiri Lamongan, perlu membawa KTP atau kartu pasien (jika sudah pernah menjadi pasien di RSUD tersebut).

Pertama, masuk di ruang loket pendaftaran untuk mengambil antrian. Setelah mendapatkan nomor antrian kemudian menunggu hingga dipanggil. Anda tidak usah khawatir, meskipun antrian sangat panjang, namun petugas yang jaga juga banyak hingga antrian terasa cepat. Saat dipanggil, akan ditanyakan keperluan anda kemudian diminta pindah ke loket selanjutnya untuk membayar tiket untuk surat kesehatan sebesar Rp. 15.000,-.

Petugas selanjutnya akan mengarahkan untuk menuju Poli Penyakit dalam untuk diperiksa kondisi kesehatan anda. Tidak banyak yang dicek, hanya tensi darah, berat badan dan tinggi badan saja yang diukur. Kemudian petugas akan memberikan cetak surat sehat yang telah ditandatangani. Selanjutnya petugas akan meminta anda untuk meminta stempel di bagian administrasi di dekat loket pendaftaran.

Di bagian administrasi, kita akan diarahkan untuk membayar tes narkoba sebesar Rp. 119.000,- di kasir. Setelah itu akan diarahkan menuju ke bagian Patologi Klinik untuk tes narkoba.

Di Patologi Klinik harus menyerahkan bukti pembayaran sebagai syarat untuk antrian. Kemudian menunggu hingga petugas memanggil dengan pengeras suara. Setelah dapat panggilan dari petugas, anda akan diberikan botol sampel steril dan diminta untuk memasukkan sampel urin pada botol tersebut. Ada form yang harus diisi juga dan dikumpulkan bersama sampel urin yang diambil. Setelah itu, kita harus menunggu hasil tes selama kurang lebih 2 jam. Setelah surat bebas narkoba jadi, yang dilakukan adalah meminta stempel kembali ke bagian administrasi.

Di bagian administrasi juga dapat melakukan legalisir untuk surat kesehatan dan bebas narkoba kita. Biayanya ada adalah Rp. 15.000,- untuk 5 lembar dan dibatasi hanya 5 lembar saja. Waktu yang dibutuhkan untuk legalisir ini bisa sangat lama sekitar 3-4 jam karena petugas perlu meminta tanda tangan pada pimpinan terkait. Jadi harus bersabar kalau mau sekalian legalisir, atau bisa diambil keesokan harinya.

Demikian saya berbagi pengalaman mengurus surat kesehatan jasmani dan surat bebas narkoba di RSUD Dr. Soegiri Lamogan. Semoga anda terbantu dengan sharing pengalaman saya kali ini. Kalau ada yang ingin didiskusikan jangan lupa komen dibawah ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *