Restriction Fragment Length Polymorphism (RFLP) adalah perbedaan pada sekuens DNA homolog yang bisa dideteksi dengan adanya fragmen dengan panjang yang berbeda setelah pencernaan pada sampel DNA dengan enzim endonuklease restriksi yang spesifik. RFLP sebagai penanda molekular, adalah spesifik untuk satu jenis klon atau kombinasi dari enzim restriksi. Sebagian besar penanda RFLP adalah kodominan (kedua alel heterozigot dapat terdeteksi) dan mempunyai spesifisitas lokus yang tinggi.

Gambar 1. Pendeteksianpenyakit dengan menggunakan RFLP.

Probe RFLP adalah urutan DNA terlabel yang berhibridisasi dengan satu atau lebih fragmen pada sampel DNA yang dicerna setelah mereka dipisahkan melalui gel elektoforesis, sehingga menunjukkan pola blotting yang unik untuk genotip yang spesifik pada lokus yang spesifik (Gambar 1 dan 2). Klon DNA atau cDNA genomik yang pendek secara khusus digunakan untuk probe RFLP. Probe RFLP tersebut sering digunakan pada pemetaan genom dan pada analisa variasi (genotipik, forensik, tes DNA orang tua dan anak, diagnosis penyakit keturunan, dan lainnya).

Gambar 2. Model inheritance dengan menggunakan RFLP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *