Tumbuhan tidak memiliki system syaraf, tetapi tumbuhan mempunyai kemampuan untuk menerima rangsangan dan memberikan reaksi terhadap rangsangan tersebut. Tumbuhan peka terhadap rangsangan/sentuhan mekanik, cahaya, air, suhu, gravitasi, dan zat kimia.

Reaksi tumbuhan terhadap rangsangan cahaya disebut sebagai gerak Fototropisme. Fotoropisme juga disebut Heliotropisme. Batang bersifat fotoropi positif yaitu tumbuh ke arah sumber cahaya. Rangsangan cahaya pada batang yang tumbuh ke atas atau ke arah cahaya akan mampu membuka daun-daunnya sehingga fotosintesis dapat berlangsung. Rangsangan cahaya terdeteksi pada satu tempat (ujung) dan responnya (pelengkungan) dilaksanakan di tempat lain (daerah perpanjangan). Koordinator kimiawi hanya menuruni sisi gelap anak tanaman dan merupakan stimulator pertumbuhan seperti respon fototropik melibatkan perpanjangan sel yang lebih cepat di sisi teduh daripada sisi yang terkena cahaya (Kimball,1998).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *