Metabolisme merupakan suatu proses pembentukan atau pengurain zat di dalam sel yang di sertai dengan adanya perubahan energi. Proses-proses ini terjadi di dalam sel mahluk hidup. Proses yang terjadi dapat berupa pembentukan zat atau dapat pula berupa penguraian zat menjadi zat-zat yang lebih sederhana. Proses pembentukan zat terjadi pada proses fotosintesis, kemosintesis, sintesis lemak, dan sintesis protein. Proses penguraian zat dapat berupa respirasi sel dan fermentasi sel (Wirahadikusumah, 1985).

Metabolisme adalah segala proses reaksi kimia yang terjadi di dalam mahluk hidup mulai mulai dari mahluk bersel satu yang sangat sederhana seperti bakteri, protozoa, jamur, tumbuhan, hewan, sampai kepada manusia, mahluk yang susunan tubuhnya sangat kompleks. Proses metabolisme ini menbuat mahluk hidup mendapat, mengubah, dan memakai senyawa kimia dari sekitarnya untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya (Wirahadikusumah, 1985).

Metabolit Primer

Metabolit primer adalah suatu metabolit atau molekul produk akhir atau produk antara dalam proses metabolisme makhluk hidup, yang fungsinya sangat esensial bagi kelangsungan hidup organisme tersebut, serta terbentuk secara intraseluler. Contohnya adalah protein, lemak, karbohidrat, dan DNA pada umumnya metabolit primer tidak diproduksi berlebihan. Pada sebagian besar mikroorganisme, produksi metabolit yang berlebihan dapat menghambat pertumbuhan, dan kadang-kadang dapat mematikan mikroorganisme tersebut. Proses metabolisme untuk membentuk metabolit primer disebut metabolisme primer (Dewick, 1999).

Mikroorganisme menghasilkan metabolit primer seperti etanol dan metabolit sekunder misalnya antibiotik. Metabolit primer diproduksi pada waktu yang sama dengan pembentukan sel baru, dan kurva produksinya mengikuti kurva pertumbuhan populasi secara paralel. Metabolit sekunder mikroorganisme tidak diproduksi hingga sel mikroorganisme menyelesaikan secara lengkap fase pertumbuhan logaritmiknya, dikenal sebagai fase tropofase dan memasuki fase stasioner. Periode selanjutnya, ketika sebagian besar metabolit sekunder dihasilkan, disebut sebagai idiofase. Metabolit sekunder mikroorganisme dapat merupakan konversi dari metabolit primer mikroorganisme (Hogg, 2005). Ciri-ciri metabolit primer menurut Saifudin (2014) adalah:

  1. Terbentuk melalui metabolisme primer
  2. Memiliki fungsi yang esensial dan jelas bagi kelangsungan hidup organisme penghasilnya (merupakan komponen esensial tubuh misalnya asam amino, vitamin, nukleotida, asam nukleat dan lemak).
  3. Sering berhubungan dengan pertumbuhan orgnisme penghasilnya.
  4. Bersifat tidak spesifik (ada pada hampir semua makhluk hidup).
  5. Dibuat dan dismpan secara intraseluler.
  6. Dibuat dalam kuantitas yang cukup banyak
  7. Hasil akhir dari metabolisme energi adalah etanol.
  8. Terlibat langsung dalam fungsi fisiologis normal seperti protein dan enzim
  9. Terdapat didalam organisme atau sel.
  10. Dikenal dengan istilah metabolit sentral
  11. Berat molekul (BM) dari kecil dalam bentuk monomer hingga polimer sangat besar ( > 1500 Dalton)

Jenis-jenis Metabolit Primer

Karbohidrat

Lipida

Protein

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *