Suatu senyawa yang memiliki rumus molekul yang sama tetapi susunan struktur berbeda disebut isomer. Isomeri dibagi menjadi dua yaitu :

Isomeri Struktural

Isomeri tautan (linkage Isomerism).

Isomeri ini dapat terjadi pada senyawa kompleks yang mengandung ligan ambidentat, seperti SCNdan NO2. Senyawa-senyawa kompleks yang menunjukkan gejala Isomeri tautan akan memiliki ligan yang sama akan tetapi ikatan antara atom pusat dan ligan adalah melalui atom donor yang berbeda. Contoh , penta amina nitrokobalt (III) klorida Co(NH3)5(NO2)Cl2 logam pusat Co berikatan dengan N dari ligan amina dan N dari ligan nitro, sedangkan penta amina nitrokobalt (III) klorida Co(NH3)5(ONO)Cl2 logam pusat Co berikatan dengan 5 atom N dari amina dan atom O dari nitro.

Isomeri Koordinasi (coordination isomerism).

Isomeri ini hanya terjadi pada senyawa-senyawa kompleks yang terdiri atas kation dan anion kompleks. Isomeri ini terjadi apabila ligan-ligan yang terikat pada satu atom pusat dapat dipertukarkan dengan ligan-ligan yang terikat pada atom pusat yang lain. Contoh Co(NH3)6Cr(CN)6 dengan Cr(NH3)6Co(CN)6 .

jumlah ligan yang dipertukarkan antara dua ion kompleks adalah sembarang, tidak harus semuanya, asalkan senyawa kompleks yang dihasilkan masih merupakan senyawa komplels ionic.

Isomeri ionisasi (ionization isomerism).

Isomeri ini hanya terjadi pada senyawa kompleks ionic yang mengandung kation kompleks dan anion bukan kompleks. Senyawa kompleks ionic menunjukkan gejala tersebut apabila terjadi pertukaran antara dua macam ion dengan muatan yang sama atau berbeda.pertukaran tersebut anion bukan ligan berubah menjadi ligan, sebaliknya anion yang merupakan ligan berunah menjadi anion bukan ligan sehingga diperoleh ion kompleks yang sama atau berbeda muatannya. Contohnya adalah Co(NH3)5BrSO4 dengan Co(NH3)5(OSO3)Br.

 Isomeri solvate (solvate isomerism).

Isomeri ini terjadi akibat adanya pertukaran antara ligan netral dengan anion bukan ligan dan sebaliknya

Geometri senyawa-senyawa kompleks

Kompleks dari logam-logam mempunyai struktur yang berbeda-beda. Struktur yang umum untuk senyawa kompleks adalah octahedral, tetapi banyak juga dijumpai struktur planar atau tetrahedral. Struktur tetrahedral dan octahedral adalah untuk kompleks dengan bilangan koordinasi empat dan enam.

Adanya distorsi menyebabkan perubahan pada struktur asli dari senyawa kompleks. Distorsi timbul akibat gaya tolak ligan terhadap electron.

Tabel : Distorsi Struktur Oktahedral Karena Adanya Elektron d

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *